PERNYATAAN SIKAP AKSI KAMISAN PEKALONGAN RAYA ke 69
. Kami yang tergabung dalam Aksi Kamisan Pekalongan Raya kembali berdiri di bawah payung hitam, menolak lupa …
. Kami yang tergabung dalam Aksi Kamisan Pekalongan Raya kembali berdiri di bawah payung hitam, menolak lupa …
1. Pendahuluan Reformasi politik di Indonesia telah membawa perubahan besar dalam sistem pemerintahan melalu…
PERNYATAAN SIKAP AKSI KAMISAN PEKALONGAN RAYA Kami yang tergabung dalam Aksi Kamisan Pekalongan Raya menyata…
I. Pendahuluan: Ketika Perdamaian Menjadi Komoditas Politik Dalam sejarah politik global, kata perdamaian ha…
Aksi kamisan pekalongan raya ke 65 NEGARA MEMBUNUH, HUKUM MEMBISU: MENUNTUT KEADILAN, MENGAKHIRI IMPUNITAS Be…
Negara selalu memperkenalkan dirinya dengan wajah yang agung. Ia berdiri di atas konstitusi, berbicara atas…
Pendahuluan: Pekalongan sebagai Ruang Sosial yang Belum Tuntas Aksi Kamisan Pekalongan Raya ke-64 dengan tema…
Di sebuah lorong sunyi yang sering kita lewati tanpa banyak bertanya, tiba-tiba tumbuh keberanian yang luar …
BEBASKAN TAHANAN POLITIK Di kota pesisir yang lelah menahan luka Angin membawa kabar tentang jeruji dan sun…
SEJARAH SEPAK BOLA JALANAN: DARI LORONG PERANG, NAPAS PERJUANGAN, HINGGA DETAK ZAMAN Sepak bola jalanan lahi…
Kronologis Peristiwa Tanggal 29–30 Agustus 2025 Pada 29 Agustus 2025, Rafli memulai aktivitas bekerja sebaga…
Foto: aksi kamisan pekalongan raya ke 57 Pembaharuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) selalu …
1. Pembatasan ruang kritik sipil Evaluasi: Dalam setahun pertama pemerintahan ditemukan pola penindakan terh…
Pada 2 Juli 2025, Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Impunitas menginterupsi rapat kerja Komisi X DPR RI bers…
"Bukan Ganti Sepatu, Tapi Bersihkan yang Kotor" Di tengah ketidakpuasan terhadap kondisi politik …
José Alberto Mujica Cordano adalah sosok pemimpin yang kisah hidupnya menjadi simbol harapan, kejujuran, dan …
Kronologi Perampasan Tanah Masyarakat Desa Rancapinang oleh TNI Angkatan Darat (TNI AD) Oleh: Muhamad Hafidud…