• Home
  • About Us
  • Contact Us
Aksi Kamisan Pekalongan Raya
Aksi Kamisan Pekalongan Raya

Aksi Kamisan Pekalongan Raya

  • Home
  • Warta
  • Opini
  • Tentang Aksi Kamisan
Beranda

Aksi Kamisan Sangatlah Penting

byAas -September 16, 2024
0

 








Aksi Kamisan adalah sebuah bentuk protes damai yang digagas oleh keluarga korban pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Indonesia. Aksi ini dimulai sejak 18 Januari 2007 dan terus berlangsung hingga saat ini, menjadi salah satu bentuk perlawanan paling konsisten terhadap ketidakadilan dan pelanggaran HAM di Indonesia.

Latar Belakang:

Aksi Kamisan muncul sebagai respon atas lambatnya penanganan dan penyelesaian berbagai kasus pelanggaran HAM di Indonesia. Beberapa kasus besar seperti Tragedi 1965, Tragedi Trisakti, Semanggi I dan II, Tanjung Priok, serta berbagai kasus penghilangan paksa menjadi latar belakang kuat bagi aksi ini. Para keluarga korban merasa bahwa negara tidak memberikan keadilan yang layak bagi mereka, sehingga mereka memilih turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan mereka.

Tujuan dan Tuntutan
Aksi Kamisan bertujuan untuk:

Menuntut Pertanggungjawaban Negara: Para peserta menuntut agar pemerintah bertanggung jawab atas berbagai pelanggaran HAM yang terjadi, baik dengan mengusut tuntas pelaku maupun memberikan keadilan dan reparasi kepada para korban dan keluarganya.
Mendorong Penyelesaian Kasus: Aksi ini bertujuan untuk mendorong penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM yang hingga kini masih belum jelas penyelesaiannya, baik di ranah hukum maupun di ranah politik.
Mengingatkan Publik dan Pemerintah: Aksi Kamisan juga berfungsi sebagai pengingat bagi publik dan pemerintah bahwa ada masalah-masalah kemanusiaan yang belum terselesaikan, dan bahwa keluarga korban tidak akan berhenti memperjuangkan keadilan

Ciri Khas Aksi Kamisan
Aksi Kamisan memiliki beberapa ciri khas yang membuatnya mudah dikenali:*

1.Payung Hitam: Payung hitam menjadi simbol aksi ini. Para peserta membawa payung hitam sebagai tanda duka dan perlindungan terhadap harapan yang masih mereka jaga.

2.Kesunyian: Meskipun dalam bentuk aksi protes, Aksi Kamisan sering dilakukan dalam keheningan. Hal ini melambangkan keteguhan hati dan rasa duka yang mendalam dari para keluarga korban.

3.Lokasi Tetap: Aksi ini rutin dilakukan setiap Kamis di depan Istana Merdeka, Jakarta. Lokasi ini dipilih untuk menekankan bahwa tuntutan mereka ditujukan langsung kepada pemerintah, yang dianggap bertanggung jawab atas penyelesaian kasus-kasus tersebut.

Spanduk dan Poster: Selain payung hitam, para peserta juga membawa spanduk dan poster yang memuat nama-nama korban, tuntutan keadilan, serta pesan-pesan terkait HAM.

Perkembangan dan Dampak

Selama lebih dari satu dekade, Aksi Kamisan telah menjadi simbol perlawanan yang damai namun tegas. Aksi ini tidak hanya berlangsung di Jakarta, tetapi juga di berbagai kota lain di Indonesia seperti Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya, yang disebut sebagai "Kamisan Daerah."

Meskipun aksi ini belum sepenuhnya berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu penyelesaian seluruh kasus pelanggaran HAM, namun Aksi Kamisan telah berhasil mengangkat isu HAM ke permukaan dan terus menjadi pengingat bagi pemerintah untuk menunaikan tanggung jawab mereka.

Aksi ini juga mendapat perhatian dari berbagai kelompok masyarakat, aktivis, serta organisasi internasional, yang mendukung perjuangan para keluarga korban. Melalui Aksi Kamisan, isu-isu HAM di Indonesia terus dibicarakan, baik di dalam negeri maupun di panggung internasional.

Tantangan dan Harapan

Aksi Kamisan menghadapi berbagai tantangan, termasuk minimnya respon dari pemerintah dan aparat hukum, serta pergeseran fokus publik terhadap isu-isu lain. Meski demikian, para peserta aksi tetap berkomitmen untuk terus berjuang demi keadilan.

Harapannya, melalui aksi yang konsisten dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, tuntutan para keluarga korban dapat terpenuhi, dan Indonesia bisa menjadi negara yang menghormati dan menegakkan hak asasi manusia dengan baik.

Dengan terus berlangsungnya Aksi Kamisan, pesan moral yang disampaikan adalah bahwa perjuangan untuk keadilan tidak akan berhenti, dan suara para korban serta keluarga mereka akan terus didengar hingga keadilan benar-benar ditegakkan.
  • Facebook
  • Twitter
Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Follow Us

Comments

Main Tags

  • Agama (1)
  • Filsafat (3)
  • Opini (9)
  • Pendidikan (4)
  • Puisi (6)

Tags

Aas Januari 26, 2026

Di sebuah lorong sunyi yang sering kita lewati tanpa banyak bertanya, tiba-tiba tumbu…

Blog Archive

  • Januari 2026 (3)
  • Desember 2025 (1)
  • November 2025 (1)
  • Oktober 2025 (1)
  • Juli 2025 (1)
  • Juni 2025 (4)
  • Maret 2025 (11)
  • Februari 2025 (5)
  • Januari 2025 (4)
  • Desember 2024 (2)
  • November 2024 (2)
  • Oktober 2024 (1)
  • September 2024 (3)
  • November 2023 (12)
  • Februari 2022 (2)
Aksi Kamisan Pekalongan Raya

About Us

Aksi Kamisan Pekalongan Raya hadir sebagai wujud kepedulian dan perjuangan untuk menegakkan keadilan bagi seluruh masyarakat. Bergabunglah bersama kami setiap hari Kamis untuk menyuarakan hak asasi manusia, menuntut keadilan bagi para korban pelanggaran, dan mendukung transparansi dalam pemerintahan.

copyright© 2024 - Aksi Kamisan Pekalongan raya

Design by Templateify | Distributed by Gooyaabi
  • Home
  • About Us
  • Contact Us

Popular Items

José Mujica: Potret Pemimpin Sederhana yang Menginspirasi Dunia

byAas-Juni 09, 2025

Tarik Seluruh Militer dari Tanah Papua"

Maret 25, 2025

TOLAK PERLUASAN FUNGSI TNI DALAM RANAH SIPIL

Maret 25, 2025

Tanpa judul

Januari 26, 2026

Contact form