Aksi kamisan harus Independent mengapa demikian?
Aksi Kamisan umumnya merupakan aksi independen yang tidak terafiliasi dengan ormas (organisasi massa) atau partai politik. Ada beberapa alasan mengapa Aksi Kamisan mempertahankan independensinya:
1.Fokus pada Keadilan: Para penyelenggara Aksi Kamisan, terutama keluarga korban pelanggaran HAM, ingin menjaga fokus utama aksi tersebut, yaitu menuntut keadilan dan penuntasan kasus pelanggaran HAM tanpa terpengaruh oleh agenda politik atau kepentingan lain.
2.Netralitas: Dengan tidak terafiliasi dengan ormas atau partai politik, Aksi Kamisan berusaha mempertahankan netralitas dan kredibilitasnya. Ini membantu memastikan bahwa tuntutan mereka tidak dipengaruhi oleh kepentingan politik dan tetap menjadi suara yang murni dari para korban dan keluarga mereka.
3.Penghindaran dari Politiking: Keterlibatan partai politik atau ormas dapat mengubah dinamika aksi, berpotensi mengarahkan agenda ke arah politik dan mengaburkan tujuan utama, yaitu mencari keadilan untuk korban pelanggaran HAM. Kemandirian ini membantu menghindari politisasi kasus-kasus tersebut.
4.Kemandirian: Kemandirian aksi ini memungkinkan para keluarga korban untuk secara langsung mengajukan tuntutan kepada pemerintah tanpa adanya campur tangan pihak luar yang mungkin memiliki agenda berbeda.
Walau demikian, Aksi Kamisan sering mendapatkan dukungan dari berbagai individu, organisasi, dan kelompok masyarakat yang peduli dengan isu HAM. Dukungan ini bisa datang dari berbagai kalangan tanpa harus mengubah karakter independen dari aksi tersebut.
